Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Berita’ Category

 

Jum’at, 15 Juli 2011

Oleh : Kholili Hasib

SEJAK pertam kali dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Nasional pada peringatan hari pendidikan Nasional pada 2010 lalu, model pendidikan karakter marak dipraktikkan di sekolah-sekolah. Lantas, seperti apa efektifitas aplikasi pendidikan karakter tersebut?

KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, pimpinan Pondok Modern Gontor Ponorogo, dalam wawancara dengan majalah Gontor (Juli 2011) berpendapat, bahwa pendidikan karakter itu sangat efektif di dalam pesantren. Karena di pesantrenlah pendidikan integral tercipta.

Dalam pandangan Kyai Sukri, pendidikan integral itu menciptakan orang yang berakter. Karakter dibangun bukan sekedar dengan pembelajaran, akan tetapi juga pengajaran, pelatihan, pembiasaan, dan pembinaan. Di sini artinya, pendidikan agama dan moralitas diintegrasikan.

Usulan model pesantren, sebagai basis pendidikan karakter patut direspon. Sebab selama ini harus diakui bahwa arah pendidikan karakter di Indonesia belum jelas. Model pendidikan karakter apa yang akan diaplikasikan Pendidikan Nasional.

(more…)

Read Full Post »

 

Selasa, 07 Juni 2011

Oleh: Kholili Hasib

SEJAK bergulir Orde Reformasi hingga kini, Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia masih mengundang pro dan kontra. Setelah diperingati pada 1 Juni kemarin, demam diskusi Pancasila kini cukup tinggi. KH. Cholil Ridwan, Lc, salah satu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, Pancasila hanyalah sebagai kendaraan sementara, bukan tujuan utama.

Dr. Adian Husaini, MA, dalam bukunya, “Pancasila bukan untuk Menindas Hak Konstitusional Umat Islam” (Jakarta: GIP, 2010) mengatakan, yang terpenting saat ini mendudukkan Pancasila secara tepat dan proporsional. Menurutnya, Pancasila sesungguhnya bukan pandangan hidup Islam, makanya perlu ditafsir secara Islam seperti yang diinginkan perumusnya.

Bagi sebagian kalangan, ideologi Pancasila adalah suatu keniscayaan. Apalagi ketika ancaman disintegrasi sering mencuat paska reformasi. Ideologi ini dapat menjadi ideologi pemersatu bangsa yang beraneka ragam suku, kepercayaan dan agama. Dalam konteks ber-Indonesia, lahirnya landasan negara (Pancasila) yang diperingati pada setiap 1 Juni adalah medium penghantar lahirnya semangat baru untuk selalu berintegrasi.

(more…)

Read Full Post »

Kuwait-Salah satu materi yang diberikan pada daurah adalah materi fikih.  Prof. Dr. Muhammad Abū al-Fath al-Bayānūnī, pemateri pertama mengatakan ada beberapa hal yang perlu dipahami tentang perbedaan hukum fikih. Bahwasannya perbedaan dalam hal ini bukan hal baru, akan tetapi telah ada pada masa Nabi Muhammad SAW.

(more…)

Read Full Post »

Deklarasi ukhuwah Sunni-Syi’ah pada 20 Mei di Masjid Al-Akbar Jakarta kemarin menuai kontrofersi. Deklarasi yang digagas oleh IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia) dan DMI (Dewan Masjid Indonesia) itu ditolak sejumlah ormas Islam. FPI (Front Pembela Islam) dan MUI Pusat menolak untuk hadir.

(more…)

Read Full Post »

Salah satu tantangan pesantren saat ini adalah munculnya pemikiran dekonstruksi ilmu syar’i. Seperti misalnya yang telah berkembang, yakni mengganti makna agama, kerancuan konsep Tuhan dan doktrin teologi global yang mengajarkan pluralisme. Pesantren yang memiliki Ma’had ‘Aly (perguruan tinggi pesantren) perlu meresponnya dengan benar.

(more…)

Read Full Post »

Jajaran pimpinan MUI Pusat selasa lalu (10/5) mengadakan sidang pleno yang membahas tentang pernyataan salah satu ketu MUI Prof. Umar Shihab tentang Syi’ah. Sidang pleno memutuskan, pernyataan Umar Shihab yang mengatakan madzhab Syi’ah sah, bukan atas nama MUI tapi pribadi.

(more…)

Read Full Post »

Oleh: Kholili Hasib

fajrulislamonline 8/04 – “Aku punya pilihan untuk melepas cadar ini, tapi aku memilih untuk tidak,” kata Karima 25 tahun, muslimah Prancis. Karima adalah salah satu muslimah Prancis yang saat ini menghadapi ancaman aturan pemerintah Prancis untuk melepas cadar di tempat publik (republika.co.id 7 April 2011).

Karima termasuk berani. Sebab sejak mulai tanggal 11 April, pemerintah Prancis memberlakukan peraturan baru yang melarang semua pakaian yang menutupi wajah.

Prancis memang Negara yang memberlakukan sekularisme secara ketat. Sejak tahun 2003, pemerintah sekuler Prancis melarang penggunaan simbol-simbol keagamaan. Larangan ini dipertegas lagi pada Juli 2010 oleh parlemen Prancis dengan membuat undang-undang. Bagi yang melarang dikenakan denda 150 euro.

Ternyata pemberlakukan sekularisme Prancis sangat serius. Dengan populasi muslim yang terbesar di Eropa Barat, pemerintah merasa perlu merangkul tokoh muslim untuk sekularisasi itu.

(more…)

Read Full Post »

Older Posts »